8:03 pm - Monday August 19, 2019

Awang Faroek Diminta Memilih Pesut Mahakam, Bukan Ponton Batu Bara

SAVE PESUT MAHAKAM: Awang Faroek Ishak menemui langsung Forum Satu Bumi di Kantor Gubernur, Rabu (19/8/2015). Foto: JATAM

PORTALBALIKPAPAN.COM – Kantor Gubernur Kalimantan Timur yang beralamat di Jalan  Gajah Mada No 2 Samarinda, didatangi Sepasang Maskot Pesut Mahakam dan Kelompok Masyarakat yang menamakan dirinya Forum Satu Bumi, Rabu (19/8/2015) siang.

Forum  Satu Bumi meminta kepada Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak, agar memilih Pesut Mahakam, bukan Ponton Batubara milik PT. Fajar Sakti Prima yang belakangan kerap melintas di wilayah Sungai Kedang Kepala, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Kehadiran Ponton Baru Bara di wilayah Sungai Kedang Kepala sangat mengancam keberadaan Pesut Mahakam, Mamalia Endemik yang kini hanya tersisa sebanyak 86 ekor (RASI 2014).

Kelebat sirip Pesut Mahakam yang menjadi simbol kalimantan timur sering terlihat di sepanjang sungai kedang kepala, hal ini menambah arti pentingnya sungai ini bagi ekosistem kalimantan timur, hingga pantas jika sebagian besar kawasan tersebut juga adalah kawasan Cagar Alam Muara Kaman – Sedulang, yang dilindungi SK Gubernur No D.8-130/WEK/1975 dan SK Menhut 598/Kpts-II/1995.

Tak hanya itu sungai ini juga bagian dari ekosistem lahan gambut yang Tiap hektar gambut dapat menyimpan 1000 hingga 1.500 ton CO2 (karbon) dan rumah bagi 75 jenis tumbuhan, 33 jenis burung, 15 jenis ikan, Mamalia, reptile dan amfibi, mulai orang utan hingga spesies penting seperti Pesut Mahakam.

Alat tangkap para nelayan seperti Rengge, Bubu, Tempirai, Ancau dan lainnya juga terancam. Karena bagi mereka, Sungai Kedang Kepala merupakan daerah yang berekosistem perairan lengkap dengan keendemikan Flora dan Fauna yang beragam.

Ikan yang berlimpah didaerah ini menjanjikan kesejahteraan yang menakjubkan bagi warga disekitar Sungai Kedang Kepala.

Bagi yang berkunjung ke Sungai Kedang Kepala, dapat menyaksikan sajian pemandangan yang menakjubkan berupa danau, sungai, rawa dan rawa gambut.

Pesut Mahakam atau Ponton Batu Bara, kini semua bergantung pada keputusan Gubernur setelah semua keterangan dan barang bukti pelanggaran dihimpun dan diserahkan hari ini, Rabu (19/8/2015) di kantor Gubernur Kalimantan Timur.

Kepada Gubernur Kaltim, Forum Satu Bumi berpesan, jika ingin mencatat sejarah, inilah saatnya, hanya ada dua pilihan, akan dikenang sebagai Gubernur yang berperan serta dalam pelestarian Pesut Mahakam yang merupakan simbol Kalimantan Timur, atau dikenang sebagai Gubernur yang turut andil dalam pemusnahan Pesut Mahakam, Satwa Endemik yang menurut data RASI tahun 2014 hanya tersisa sebanyak 86 ekor. (*)

52,450 total views, 2 views today

Don't miss the stories followPortal Balikpapan and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Komunitas My Trip My Adventure Balikpapan Bersihkan Pantai Banua Patra

Isu Hantu “Kuyang” Merebak Di Sidodadi, Balikpapan Barat