4:08 am - Friday December 6, 2019

“Berkicau” Bareng Komunitas Gunung Kawi BC

Event Burung Berkicau Gelaran GUNUNG KAWI BC, Minggu (07/12/2014)

PORTALBALIKPAPAN.COM – Bagi penggemar Burung Kicau, suara kicauan burung adalah salah satu dari beberapa suara yang indah untuk didengar, suara burung adalah suara kedamaian yang sangat nyaman untuk didengar saat sedang bersantai.

Komunitas “Gunung Kawi BC”, adalah salah 1 komunitas Burung Berkicau di Balikpapan yang bermarkas di Jalan Bonto Bulaeng, Balikpapan Tengah. Berdiri selama kurang lebih 1 tahun, komunitas yang saat ini memiliki member aktif sekitar 30 orang ini kerap mengadakan event Burung Berkicau yang rutin dilaksanakan berpindah-pindah dari satu tempat ketempat lain.

Dhudy, Bendahara Komunitas Gunung Kawi BC mengatakan, saat ini, ada 4 penyelenggara yang rutin menggelar Lomba Burung Berkicau di Balikpapan, diantaranya Gunung Kawi, Kampung Timur, Gunung Guntur dan Mawija.

“Paling cepat dalam 1 bulan selalu ada event, dan event-event ini dilaksanakan secara bergiliran dari satu tempat ke tempat lain, seperti sekarang ini, diselenggarakan oleh Gunung Kawi BC,” ujarnya, saat ditemui PortalBalikpapan[dot]com di event burung berkicau gelaran Gunung Kawi BC, Bunto Bulaeng, Balikpapan Tengah, Minggu (07/12/2014) lalu.

Dikisahkan Dhudy, Gunung Kawi BC awalnya dibentuk karena ada kesamaan hobi terhadap burung kicauan. Anggota yang bergabung pun belum sebanyak seperti sekarang ini.

“Awalnya dulu hanya ada 3 – 4 burung yang sejenis, terus dibawa kumpul dirumah teman sesama penghobi, kemudian kita tandingkan suaranya. Dulu gantangan yang kita bikin kecil, muatnya hanya sekitar 20 gantangan, dan Allhamdulillah dengan tata kelola managemen keuangan yang bagus, sekarang bisa sampai 50 – 60 gantangan,” kenangnya.

Siapapun, kata Dhudy, bisa bergabung ke komunitas ini. Tidak ada aturan khusus yang harus diikuti, yang penting sama-sama hobi burung berkicau.

Tidak hanya event lokal, Gunung Kawi BC juga sering terlibat di event-event nasional, seperti yang baru-baru ini diikuti di Samarinda dan Penajam Paser Utara.

Apabila sedang tidak ada event, member Komunitas Gunung Kawi BC yang didominasi para Karyawan Perusahaan ini rutin mengadakan acara kumpul dari rumah ke rumah untuk sekedar sharing mengenai burung dari mulai perawatan dan sebagainya.  “Karena rata-rata dari kita (Gunung Kawi BC, red) berprofesi sebagai karyawan perusahaan, maka ada waktu ya hanya hari sabtu dan minggu saja,” kata Dhudy.

Kedepanya, Dhudy, yang keseharianya berprofesi sebagai PNS ini berharap, Komunitas-komunitas Burung Berkicau di Balikpapan bisa menyelenggarakan event setiap hari seperti di Jawa. Namun hal itu, kata Dhudy, sepertinya sulit terlaksana di Balikpapan, karena mengingat penduduk Balikpapan yang rata-rata berprofesi sebagai karyawan, praktis waktunya lebih banyak dihabiskan di perusahaan tempat bekerja, berbeda dengan di Jawa, member komunitas Burung Kicau disana rata-rata berprofesi sebagai wiraswasta, sehingga lebih punya banyak waktu.

Kendati demikian, Dhudy yakin, penyelenggaraan event Burung Berkicau setiap hari di Kota Balikpapan bisa terwujud, apabila nantinya, Komunitas Burung Berkicau di Balikpapan sudah berkembang pesat seperti layaknya di Jawa. (*/no)

2,045 total views, 1 views today

Don't miss the stories followPortal Balikpapan and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Ini Dia Pemenang Lomba Blog Garuda Indonesia Balikpapan

Ular Sepanjang 5 Meter Hebohkan Warga Jalan MT HARYONO