4:41 am - Thursday May 24, 2018

Buron Terduga Pembunuhan Sadis Balita di Kutai Timur Berhasil Ditangkap

TERTANGKAP: Jurjani (45) terduga pelaku pembunuhan Balita di Kutim diringkus, Sabtu (16/7) malam. (Source: Mulyanti)

PORTALBALIKPAPAN.COM – Setelah sempat buron beberapa hari, Jurjani alias Ijur (45) terduga pelaku pembunuhan sadis terhadap Balita bernama Neysa Nur Azlya (5) di Kutai Timur berhasil diringkus Opsnal Ditreskrim Polda Kaltim di sebuah bengkel di kawasan Km 5, Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Balikpapan Utara, Sabtu (16/7/2016) malam.

“Dia kita amankan di sebuah toko bangunan di Kilo 5 Balikpapan Utara,” ujar Kapolres Balikpapan AKBP Jeffri Dian Juniarta seperti dikutip PROKAL.CO

Diketahui, Ijur berganti nama menjadi Edi dan bekerja di salah satu bengkel selama beberapa hari terakhir.

Ijur berhasil ditangkap setelah adanya laporan masyarakat yang diterima kepolisian. Jeffry juga membeberkan bahwa Ijur sempat berpindah-pindah kota sebelum akhirnya memilih untuk menetap dan bekerja di Balikpapan.

“Dia sempat ke Banjarmasin untuk minta uang ke tempat keluarganya, setelah dapat uang, kembali ke Balikpapan dan bekerja selama beberapa hari, dan akhirnya tertangkap,” katanya. Selama pelarian Ijur juga merubah penampilannya dengan memotong rambut dan kumisnya.

Seperti diketahui Ijur merupakan terduga kuat pelaku pembunuhan Balita bernama Neysa Nur Azlya (5). Balita ini ditemukan tewas dalam keadaan sangat mengenaskan yakni dibakar.

Tubuh balita mungil ini ditemukan terbakar dibawah tumpukan dahan pohon kelapa, Minggu (10/7/2016) lalu. Pasca ditemukannya korban keluarga korban yang juga putri pasangan Faturahman dan Sabna menolak dilakukannya autopsi oleh kepolisian meskipun kabar beredar, terduga pelaku juga sempat melakukan pelecehan seksual terhadap korban.

“Pakaian masih tepasang semua. Cuma di lokasi temuan jenazah korban, ada bekas seperti dibakar, mungkin dari pelaku langsung meninggalkan lokasi tapi apinya tidak sampai membakar semua,” kata Kasat Reskrim Polres Kutai Timur, AKP Andika Dharma Sena seperti dikutip MERDEKA.COM, Selasa (12/7/2016) sore.

“Luka lebam indikasi kekerasan tidak terlihat. Yang ada dari visum luar, lebam mayat tiga hari, kondisinya kulitnya juga mengelupas. Kalau mau lebih jelas, ya melalui autopsi,” tegasnya. (prokal/merdeka)

15,216 total views, 1 views today

Don't miss the stories followPortal Balikpapan and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Dikabarkan Akan Berbayar $50/bulan, Pengguna Line@ Buat Petisi

Foto Pamer Hasil Buruan Satwa Langka Dikecam Netizen