PORTALBALIKPAPAN.COM – Bukalapak, salah satu platform e-commerce terkemuka di Indonesia, mengumumkan keputusan mengejutkan.
Perusahaan resmi menghentikan penjualan produk fisik dan beralih fokus sepenuhnya pada produk virtual seperti pulsa, token listrik, dan paket data.
Pengumuman ini disampaikan melalui blog resmi Bukalapak pada Rabu (8/1), yang menyebut langkah ini sebagai transformasi strategis.
“Kami ingin menginformasikan bahwa Bukalapak akan menjalani transformasi untuk meningkatkan fokus pada produk virtual,” tulis manajemen Bukalapak.
Keputusan ini diambil untuk memperkuat posisi platform dalam memenuhi kebutuhan digital masyarakat.
Namun, perubahan ini tak lepas dari konsekuensi. Manajemen mengakui dampaknya pada para pelapak yang sebelumnya bergantung pada penjualan produk fisik.
“Kami telah menyiapkan panduan dan langkah-langkah untuk membantu pelapak dalam proses transisi ini,” tambahnya.
Beberapa tenggat waktu penting juga diumumkan:
1 Februari 2025: Fitur untuk menambahkan produk fisik baru akan dinonaktifkan.
9 Februari 2025, pukul 23:59 WIB: Batas akhir pembeli dapat membuat pesanan untuk produk fisik.
2 Maret 2025, pukul 23:59 WIB: Semua pesanan yang belum diproses akan dibatalkan otomatis, dan dana dikembalikan melalui BukaDompet.
Bukalapak memastikan proses transisi berjalan lancar, termasuk pengelolaan saldo dan pengembalian dana.
“Kami berkomitmen mendukung seluruh pengguna Bukalapak selama masa transisi ini,” tegasnya. Jika ada pertanyaan atau membutuhkan bantuan, pengguna dapat menghubungi layanan BukaBantuan.
Keputusan ini menandai akhir era penjualan produk fisik di Bukalapak, sekaligus membuka babak baru dalam perjalanan platform menuju ekosistem digital yang lebih fokus dan efisien.
Apakah langkah ini akan mengubah wajah e-commerce Indonesia? Hanya waktu yang akan menjawab. (*/fj)