PORTALBALIKPAPAN.COM, Nusantara — Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, bersama Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) OIKN, Kartika Basuki Hadimuljono, mendampingi Istri Wakil Presiden RI, Selvi Ananda Gibran Rakabuming, dalam kegiatan penanaman pohon di Plaza Bhineka Tunggal Ika, Kamis (10/7/2025).
Kegiatan ini turut dihadiri para istri menteri Kabinet Merah Putih atau Seruni, jajaran pejabat eselon I OIKN, serta pengurus DWP OIKN.
Penanaman pohon tersebut menjadi bagian dari tradisi yang dilakukan para tamu kenegaraan dan pejabat tinggi saat berkunjung ke IKN, sebagai simbol komitmen terhadap pembangunan kota hutan yang hijau dan berkelanjutan.
Beberapa jenis pohon bernilai ekologis tinggi ditanam dalam kegiatan ini, antara lain Meranti (Shorea leprosula), Balangeran (Shorea balangeran), Kapur (Dryobalanops lanceolata), Gaharu (Aquilaria malaccensis), dan Nyatoh (Palaquium rostratum).
Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna A. Safitri, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi yang dikenalkan oleh OIKN sebagai wujud kontribusi lingkungan dari setiap pengunjung penting.
“Kegiatan penanaman ini, kami menyebutnya sebagai tradisi meninggalkan jejak hijau di IKN dari setiap tamu maupun pengunjung. Hal ini sejalan dengan semangat menjadikan IKN sebagai kota hutan, di mana upaya yang kami lakukan adalah melakukan penanaman kembali atau reforestasi di area-area yang terdegradasi maupun di ruang terbuka hijau,” ujarnya.
Aksi penanaman pohon tersebut juga selaras dengan visi pembangunan Ibu Kota Nusantara yang menekankan konsep kota hijau dan berkelanjutan. Mengacu pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara, IKN ditargetkan memiliki 75 persen ruang terbuka hijau yang mencakup 65 persen kawasan lindung dan 10 persen untuk ketahanan pangan.
Usai penanaman, Selvi Ananda Gibran Rakabuming dan rombongan melanjutkan kunjungan ke kawasan Istana Garuda sebelum bertolak dari Ibu Kota Nusantara melalui Bandar Udara Internasional Nusantara.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, mencerminkan tekad bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat kolaborasi menuju IKN sebagai lambang peradaban baru Indonesia. (*)