PORTALBALIKPAPAN.COM – Setelah beredar isu bahwa Pajak Pertambahan Nilai (PPN) akan naik menjadi 12 persen pada 2025, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan kabar tersebut tidak benar.
Melalui unggahan di Instagram resminya pada Rabu (1/1/2025), Sri Mulyani menegaskan bahwa tarif PPN tetap berlaku seperti sebelumnya.
“PPN TIDAK NAIK…!” tegas Sri Mulyani dalam unggahan tersebut.
Pernyataan ini juga ditegaskan dalam rapat Tutup Kas APBN 2024 yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto di Kementerian Keuangan.
Presiden Prabowo menjelaskan kebijakan terkait PPN sesuai dengan amanat Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) Nomor 7 Tahun 2021.
Poin-Poin Kebijakan PPN 2025:
- Barang dan jasa bebas PPN tetap bebas PPN sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2022.
- Barang dan jasa dengan PPN 11 persen tetap tidak berubah, artinya tarif PPN tidak naik.
- Barang mewah dengan PPN 12 persen hanya berlaku untuk kategori tertentu, seperti private jet, kapal pesiar, yacht, rumah atau apartemen mewah dengan harga di atas Rp30 miliar, serta kendaraan bermotor mewah, sebagaimana diatur dalam PMK Nomor 15 Tahun 2023 dan PMK Nomor 42 Tahun 2022.
Selain itu, pemerintah juga memperpanjang sejumlah insentif perpajakan dan bantuan sosial untuk mendukung masyarakat di awal tahun 2025:
Bantuan beras 10 kg per bulan untuk 16 juta penerima bantuan pangan selama Januari-Februari 2025.
Diskon listrik 50 persen untuk pelanggan dengan daya 2.200 VA ke bawah pada periode yang sama.
Bebas PPh final bagi UMKM dengan omzet di bawah Rp500 juta per tahun.
PPh Pasal 21 ditanggung pemerintah (DTP) untuk pekerja dengan gaji hingga Rp10 juta per bulan.
Subsidi bunga 5 persen untuk revitalisasi mesin industri padat karya.
Bantuan 50 persen jaminan kecelakaan kerja pada sektor padat karya selama enam bulan.
Kemudahan akses program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) serta insentif pembelian kendaraan listrik dan rumah.
Sri Mulyani menegaskan bahwa kebijakan pajak dan APBN dirancang untuk menciptakan keadilan, menjaga daya beli masyarakat, serta memperkuat perekonomian nasional.
“Selamat Tahun Baru 2025. Terus semangat membangun Indonesia maju, adil, dan sejahtera,” tutupnya. (*/imm)