PORTALBALIKPAPAN.COM, Nusantara — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menuntaskan kunjungan kerja selama dua hari di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, pada 12–13 Januari 2026.
Kunjungan tersebut dinilai sebagai penegasan komitmen pemerintah terhadap keberlanjutan pembangunan IKN, khususnya dalam upaya mewujudkan Nusantara sebagai Ibu Kota Politik pada 2028.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa kehadiran Presiden di IKN menjadi sinyal kuat bagi publik sekaligus menjawab berbagai keraguan terkait arah pembangunan ibu kota baru pada masa pemerintahan saat ini.
Menurut Basuki, kunjungan Kepala Negara memberikan dorongan moral bagi jajaran Otorita IKN dalam menjalankan mandat pembangunan nasional tersebut. Kehadiran Presiden juga dipandang sebagai pesan tegas mengenai stabilitas dan kesinambungan proyek strategis nasional itu.
Ia menambahkan, sinyal politik yang jelas dari Presiden diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan dunia usaha, sehingga para investor tidak lagi menunda realisasi investasi di Nusantara.
Basuki juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk tidak ragu terhadap kelanjutan pembangunan IKN. Pemerintah, kata dia, telah menetapkan arah yang jelas dengan target menjadikan Nusantara sebagai pusat pemerintahan politik pada 2028.
Komitmen tersebut, lanjut Basuki, diperkuat melalui Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2025. Otorita IKN berkomitmen menjalankan seluruh tahapan pembangunan sesuai tenggat waktu yang telah ditetapkan dalam regulasi tersebut.
Otorita IKN, menurutnya, akan melaksanakan amanah pembangunan secara konsisten dan tepat waktu sebagaimana arahan Presiden, demi memastikan transformasi IKN berjalan sesuai rencana. (mt)

















