PORTALBALIKPAPAN.COM – Anggota Dewan Komisi IV Parlemen Kaltim, Salehuddin, mendorong implementasi pengembangan telemedicine. Tujuannya sebagai salah satu langkah meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, terutama dalam aspek promotif dan preventif.
Salehuddin berpendapat, telemedicine memiliki potensi untuk mempercepat akses pasien ke layanan kesehatan. “Khususnya dalam hal konsultasi spesialis,” terangnya, Rabu (15/10/2023).
Ia mencontohkan, misalnya ada di beberapa proses kesehatan rumah sakit, seperti untuk spesialis tertentu butuh waktu daftar seminggu.
“Kadang setengah bulan atau satu bulan. Nah, kalau dengan telemedicine, kita bisa ketemu dokternya lebih cepat dan mudah,” jelas Salehuddin.
Karenanya ia berharap pemerintah daerah dapat berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait, seperti perguruan tinggi, asosiasi dokter, dan penyedia aplikasi, untuk mengembangkan dan mensosialisasikan telemedicine di Kalimantan Timur.
Salehuddin menambahkan, telemedicine bisa menjadi solusi terutama bagi wilayah 3T yang tidak memiliki akses ke fasilitas kesehatan yang memadai.
“Telemedicine ini menjadi solusi bagi wilayah 3T sendiri, terutama bagi yang tidak memiliki akses ke fasilitas kesehatan yang memadai,” tutur Politisi Golkar ini.
Lebih lanjut, Salehuddin menyoroti bahwa telemedicine tidak hanya mempercepat akses informasi kesehatan, tetapi juga dapat meningkatkan ketersediaan informasi yang relevan bagi masyarakat. Dia menegaskan bahwa pengembangan telemedicine dapat mempercepat proses diagnosis, pengobatan, dan pemantauan kondisi pasien secara efisien.
Dengan memanfaatkan teknologi telemedicine, Salehuddin optimis bahwa Kaltim dapat menghadirkan layanan kesehatan yang lebih efektif, efisien, dan merata.
Sehingga, sambungnya, masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan pelayanan kesehatan berkualitas. (Adv/yst)