PORTALBALIKPAPAN.COM – Pekan Festaba atau Festival Seni Teater dan Budaya di SMP Negeri 3 Balikpapan, telah berakhir.
SMP Negeri 3 Balikpapan yang dikenal dengan sebutan Sega, telah menggelar drama Musical Teater Festaba 62 sejak 30 Januari – 9 Februari 2026.
Para siswa kelas 9 menampilkan kisah-kisah apik nan artistik. Bukan sekadar hiburan, mereka ikut mengajak penonton menebak, berpikir, dan merasakan setiap konflik di atas panggung.
Dalam gelaran Festaba tahun ini, menampilkan beragam pertunjukan yang begitu memukau. Drama itu dimainkan setiap kelas 9 dengan plot kisah yang berbeda.
Setiap adegan menyimpan petunjuk, setiap dialog punya makna, dan setiap karakter menyimpan sesuatu yang belum tentu terlihat di awal.
Pada Sabtu 9 Februari malam, menampilkan drama yang dimainkan siswa-siswi kelas 9I di hadapan ratusan penonton. Para penonton tak hanya berasal dari kalangan pelajar, tapi ada juga dewan juri, guru dan juga orangtua siswa.
Drama bertajuk Terasa Nyata yang diperankan siswa-siswi kelas 9I, memberi pesan mendalam. Lakon yang dihelat pada Sabtu (9/2/2026) malam itu, tak hanya menampilkan peran yang apik.
Tetapi juga beragam properti menarik dan suguhan lighting yang memanjakan mata. Penampilan mereka makin sempurna dengan suguhan latar musik, yang kadang bikin bergidik.
Di atas panggung, siswa kelas 9I menunjukan penampilan dan bakat terpendamnya selama 90 menit. Kisahnya menghadirkan konflik keluarga kecil terdiri dari ayah, ibu dan tiga orang anaknya.
Kisah itu diperankan Danish Ramadhan sebagai sang ayah, Nur Azka Khadijah berperan sebagai Ibu. Lalu Ergi Dzakirah Asyraf sebagai Alfa, Nayla Shyfa Isfandi sebagai Chia, dan Raden Raden Tsaqiif Abdur Rafi’ Al Prabowo sebagai Arga.
Keluarga ini percaya bahwa rumah sebagai tempat paling aman untuk pulang. Namun waktu perlahan menguji keyakinan itu.
Masalah datang silih berganti kesalahpahaman, kehilangan, dan luka yang tak selalu terlihat. Mereka awalnya sebuah keluarga yang harmonis dan bahagia.
Apalagi ketika sang ayah mendapat promosi jabatan dari kantornya. Kesejahteraan meningkat, pendapatan melesat, kebahagiaan naik berlipat-lipat.
Namun, tak diduga. Sesuatu yang mengejutkan terjadi.
Suatu ketika, teman kantor sang ayah berbuat jahat dengan merusak dokumen hasil pekerjaan sang ayah. Alhasil, data-data dalam dokumen itu tak bisa dibuka.
Padahal data itu telah dinanti untuk dipresentasikan kepada calon investor. Atasan sang ayah pun memarahinya karena dianggap tak sanggup bekerja profesional.
Selepas kerja, ayah terjerat ke dunia malam dengan mabuk-mabukan. Perlahan namun pasti, sikap dan sifatnya kepada istri dan anaknya berubah.
Sang ayah jadi sering membentak, berteriak bahkan memukul istri dan anaknya.
Karena hobinya di dunia malam dan sering mabuk-mabukan, mengkaibatkan kinerja sang ayah di kantor menjadi buruk. Hal itu mengancam posisi mentereng sang ayah.

Hingga suatu ketika akhirnya sang ayah dipecat dari kantornya.
Lantaran menjadi penganguran dan tak kuat menahan beban ekonomi rumah tangga, sang ayah mencari pelarian dengan bermain judi online.
Tapi bukan untung yang didapat, melainkan buntung.
Ekonomi kian terpuruk. Sang ayah kemudian bingung dan terjerat judi online.
Dampaknya, sang ayah jadi lebih sering melakukan kekerasan dalam rumah tangga. Tak hanya pada istrinya, tapi juga kepada anak-anaknya.
Hal itu mengakibatkan ketiga anaknya menjauhi sang ayah. Sadar akan perubahan sikap istri dan anaknya yang menjauh, sang ayah bukannya sadar.
Ia terus melakukan kekerasan dalam rumah tangga.
Hingga suatu ketika, sang bungsu bernama Arga, terbangun dari tidurnya. Ternyata semua kejadian buruk itu hanya mimpi sang bungsu.
Pada kenyataannya, keluarga itu tetap harmonis dan bahagia.
Drama yang disutradarai Alysia Adelina Akilah itu, begitu apik hingga menguras emosi sekaligus mengundang gelak tawa penonton.
Usai drama itu dipentaskan, Alysia mengaku inspirasi kisah keluarga itu diambil dari serial serupa yang dilihatnya dari tayangan sinetron.
Pimpinan Produksi, Muhammad Oka Syahdan mengatakan gembira dengan suksesnya pementasan drama yang dimainkan kelas 9i.
Hal yang paling sulit, katanya, “Anak-anak susah diatur,” ujarnya dengan gelak tawa.
Salah satu aktor Raden, mengatakan ia bersama teman-temannya cukup lama melakukan latihan. Mereka tak kenal lelah melatih bakat dan perannya untuk memberi penampilan maksimal.
“Latihannya sekitar lima bulan,” kata Raden.
Meski sekadar mimpi, namun drama yang mereka mainkan sarat akan makna. Dalam kehidupan nyata sehari-hari masih banyak yang terjerat judi online.
Berdasarkan data awal 2026, sekitar 12,3 juta orang di Indonesia masih terlibat judi online (judol) sepanjang tahun 2025. Perputaran uang judi online mencapai Rp286,84 triliun pada 2025, dengan total deposit Rp36,01 triliun.
Sampai Januari 2026, Kementerian Komdigi memblokir lebih dari 2 juta konten terkait judol.
Begitu pula kasus kekerasan dalam rumah tangga, yang kerap berujung pada perceraian.
Menurut data Pusiknas Polri, ada 10.240 kasus KDRT yang dilaporkan di Indonesia sejak awal tahun sampai 4 September 2025.
Siswa-siswi kelas SMP N 3 Balikpapan kelas 9I, tak hanya menampilkan bakat terpendamnya. Namun, mereka mengingatkan masyarakat dampak bahaya judol dan KDRT dalam rumah tangga.
Berikut nama-nama siswa dan perannya dalam Drama Terasa Nyata
Aktor:
Danish Ramadhan – sebagai ayah.
Nur Azka Khadijah – sebagai ibu.
Ergi Dzakirah Asyraf – sebagai Alfa.
Nayla Shyfa Isfandi – sebagai Chia.
Raden Tsaqiif Abdur Rafi’ Al Prabowo – sebagai Arga.
Muhammad Ikhwan – sebagai boss ayah di kantor.
Dini Fahmida – sebagai sekretaris bos.
Dzaky Almer Ayyasy – sebagai Surip.
Tama Septian Caesar Ardiyanto – sebagai Tommy.
Rifqi Akmal Ramadhan – sebagai Joseph.
Pimpinan Produksi: Muhammad Oka Syahdan
Koreografer: Shayla dan Najwa
Narator: Alysia, Putri dan Cinta
Penata Musik: Reina dan Aulia
Penata Cahaya: Gardika dan Arshan
Penata Rias dan Busana: Putri, Shayla dan Khalilah
Penulis Naskah: Atirah
Desainer Grafis: Azzahra dan Putri
Ticketing: Naufa dan Puji
Crew: Adelio, Rifki, Yudi, Dicky, Michael, dan Rhistiyana.
Selain penampilan kelas 9I, selama pekan Festaba 2026, para siswa-siswi SMP Negeri 3 Balikpapan kelas 9 lainnya turut unjuk gigi.
Kelas 9A menampilkan drama bertajuk Reminiscent of Marry, Kelas 9B Tirai di Balik Kematian, 9C Titah Raja dan Air Mata Rakyat.
Selanjutnya kelas 9D menampilkan drama bertajuk Cahaya di Sudut Retak. Kelas 9E Dimana Peranku Ada, kelas 9F Runtuhnya Suara, kelas 9G The Hidden Student.
Kemudian kelas 9H Pallate of Sins, kelas 9I Terasa Nyata. Lalu, kelas 9J Kenapa Harus Shenina dan drama kelas 9K mengangkat tajuk The Greatest Snow.
Redaksi












