PORTALBALIKPAPAN.COM – Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Nidya Listiyono mengaku telah mendapat laporan dan mendengarkan langsung keluhan warga Sambutan, Kecamatan Samarinda Ilir. Keluhan itu terutama terkait kesulitan pemenuhan air bersih.
Beberapa warga, ungkpa Nidya, mengeluhkah masalah kebutuhan dasar air bersih. Selama ini di daerah itu belum terpasang air PDAM, padahal sudah lama mengajukan permohonan. Politisi Golkar ini berjanji akan komitmen mengawal pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
“DPRD Kaltim akan melakukan koordinasi dan advokasi terkait keluhan warga dengan pihak terkait, termasuk pemerintah kota dan provinsi,” imbuhnya, Jumat (10/11/2023).
Meskipun tidak memiliki wewenang eksekusi, ia menegaskan peran DPRD Kaltim dalam mendorong dan mengingatkan agar pelayanan publik berjalan optimal.
Selain air bersih, keluhan terkait infrastruktur seperti drainase, jalan, dan lampu penerangan juga menjadi fokus koordinasi dengan Pemerintah Kota setempat.
Nidya menyampaikan bahwa beberapa warga di Kecamatan Sambutan belum mengetahui program-program pemerintah provinsi dan pusat yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan dan pendidikan mereka.
Ia mencatat pentingnya informasi terkait program seperti Beasiswa Kaltim Tuntas, Rumah Sehat Layak Huni, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Pra-Kerja, jamban sehat, dan BPJS Ketenagakerjaan.
Nidya pun mengimbau agar warga lebih proaktif mencari informasi dan mengurus persyaratan untuk mendapatkan manfaat dari program-program tersebut.
Meski terus mengawasi pemerintah provinsi dan pusat untuk optimalisasi pelayanan, Nidya menekankan pentingnya partisipasi aktif warga dalam meningkatkan kualitas hidup.
Harapannya adalah terjalinnya kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami akan terus berusaha mewujudkan harapan dan kepentingan warga Kaltim,” kata Nidya. (Adv/yst)