PORTALBALIKPAPAN.COM – Piala Dunia FIFA 2026 telah mencapai babak puncaknya dengan menorehkan sejarah tersendiri. Untuk pertama kalinya dalam 60 tahun sejak 1966, turnamen sepak bola terbesar ini akan kembali mempertemukan kampiun dari benua Eropa dengan raja dari Amerika Selatan.
Tim nasional Spanyol dijadwalkan akan bertanding melawan sang juara bertahan dunia, Argentina, di partai final yang akan digelar pada hari Senin, 20 Juli 2026, pukul 03:00 WITA. Pertandingan akbar penentu penguasa dunia ini akan mengambil tempat di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey.
Kedua kesebelasan harus melewati pertandingan semifinal yang menguras fisik dan emosi untuk bisa mengamankan tempat di laga pamungkas.
Skuad La Roja melangkah meyakinkan setelah menundukkan perlawanan Prancis dengan skor bersih 2-0, di mana pergerakan lincah Lamine Yamal membuahkan penalti yang dieksekusi dengan tenang oleh Mikel Oyarzabal pada menit ke-22, disusul oleh gol penentu dari Pedro Porro di babak kedua.
Sementara itu, sang juara bertahan Argentina lolos secara dramatis usai menaklukkan Inggris 2-1. Sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Anthony Gordon di menit ke-55, La Albiceleste bangkit membalikkan keadaan melalui gol balasan dari Enzo Fernández pada menit ke-85 sebelum akhirnya Lautaro Martínez mencetak gol kemenangan di masa injury time.
Terdapat elemen unik pada laga final tahun ini yang mengadopsi tradisi dari olahraga Amerika Utara. Pihak FIFA mengonfirmasi bahwa sang pemenang tidak hanya berhak mengangkat trofi ikonik Piala Dunia, tetapi juga akan mendapatkan cincin kejuaraan eksklusif.
Total sebanyak 2.026 cincin khusus telah diproduksi untuk merayakan tahun turnamen ini, di mana 30 cincin pertama akan langsung disematkan di jari para pelatih dan punggawa tim pemenang tepat di atas lapangan setelah pertandingan usai.
Menjelang perebutan mahkota dunia ini, sejumlah media ternama berhasil menggali ambisi dari pemain kunci kedua tim.
Mengutip hasil wawancaranya dengan jaringan televisi Spanyol, COPE, yang dilansir oleh Goal.com, sensasi muda Spanyol Lamine Yamal memancarkan keyakinan penuh di usianya yang masih sangat belia.
“Saya merasa sangat baik. Saya bersemangat dan sangat termotivasi. Saya pikir saya akan memenangkan Piala Dunia tahun ini,” ungkapnya percaya diri.
Yamal menambahkan bahwa jika ia memenangkan Piala Dunia, ia tidak akan menangis karena fokus utamanya saat ini hanyalah memetik kemenangan demi kemenangan.
Di sisi lawan, legenda sekaligus kapten Argentina, Lionel Messi, menekankan kembali rasa laparnya akan gelar bergengsi tersebut dalam sebuah pembicaraan dengan media Sport.
“Tentunya, saya sangat bersemangat. Piala Dunia adalah kompetisi terbesar yang ada,” tegas Messi.
Pemain berjuluk La Pulga itu menyatakan bahwa kembali memenangkan Piala Dunia akan sangat berarti bagi timnya, sekaligus memuji mentalitas rekan-rekannya di skuad Argentina yang tidak pernah berhenti percaya pada kemampuan dan kekuatan grup mereka. (*)











