PORTALBALIKPAPAN.COM – Peristiwa duka terjadi di Pelabuhan Umum Pelindo Semayang, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Kapal penumpang Dharma Kartika IX dilaporkan miring saat proses sandar pada Selasa pagi, 27 Januari 2026.
Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang penumpang meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka-luka. Informasi awal diterima sekitar pukul 08.30 WITA dari masyarakat sekitar.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Timur bersama unsur SAR segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan pengamanan.
Dalam kejadian tersebut, tiga penumpang dinyatakan meninggal dunia, sementara tiga penumpang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan untuk mendapatkan penanganan medis. Tindakan cepat aparat dinilai berhasil mencegah bertambahnya jumlah korban.
Personel Ditpolairud Polda Kaltim yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari unsur kapal patroli KP XII-3002, KP XII-2015, serta Tim SAR Ditpolairud.
Petugas melakukan pengamanan lokasi, evakuasi korban, serta koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Proses evakuasi berlangsung cepat, tertib, dan humanis.
Berdasarkan laporan Kantor SAR Balikpapan, insiden bermula dari kecelakaan dengan penanganan khusus berupa truk pengangkut sembako yang terguling di dalam kapal saat proses sandar.
Truk tersebut menimpa beberapa kendaraan lain di dek kapal, di antaranya satu unit mobil pick up L300 bermuatan telur dan satu unit kendaraan Triton. Operasi SAR dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Balikpapan, Endrow Sasmita.
Dari hasil pendataan awal, tercatat empat korban, terdiri dari tiga orang dewasa dan satu anak-anak. Satu korban atas nama Idham Rapi (52) dinyatakan meninggal dunia, sementara tiga korban lainnya mengalami luka-luka.
Pada sore harinya, Tim SAR Gabungan kembali menemukan dua korban tambahan di area dek kapal. Kedua korban tersebut adalah Nurlina (42) dan Nani (65) yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.Dengan demikian, total korban dalam peristiwa ini berjumlah enam orang, terdiri dari tiga korban selamat dan tiga korban meninggal dunia.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan, menyampaikan bahwa seluruh korban telah berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada pihak berwenang. Setelah dilakukan asesmen lanjutan dan seluruh korban ditemukan, operasi SAR diusulkan untuk ditutup.
Hingga Selasa malam, situasi di Pelabuhan Semayang Balikpapan dilaporkan aman dan terkendali. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan dan kewaspadaan dalam aktivitas pelayaran dan bongkar muat di dalam kapal. (ih)











