PORTALBALIKPAPAN.COM, Nusantara – Tujuh putra-putri dari kawasan delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi diberangkatkan untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Brawijaya (UB) melalui program Beasiswa Tahun Akademik 2026/2027.
Pelepasan dilakukan di Kantor Otorita IKN, Kamis (23/7/2026), sebagai bagian dari kerja sama antara Otorita IKN dan Universitas Brawijaya dalam memberikan kesempatan kepada masyarakat di kawasan IKN untuk mengenyam pendidikan tinggi.
Para penerima beasiswa akan menempuh pendidikan di Fakultas Pertanian dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Seluruh biaya pendidikan berupa Iuran Pengembangan Institusi (IPI) dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) ditanggung penuh selama delapan semester.
Untuk mendapatkan beasiswa tersebut, para peserta harus melalui proses seleksi yang cukup ketat. Dari 44 pendaftar, terdiri atas 12 peserta Fakultas Pertanian dan 32 peserta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, hanya tujuh orang yang dinyatakan lolos setelah melewati seleksi administrasi, penulisan esai, wawancara, presentasi, hingga Focus Group Discussion (FGD).
Dalam acara pelepasan, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono berpesan agar para penerima beasiswa membuktikan bahwa mereka layak mendapatkan kesempatan tersebut dengan menunjukkan semangat juang dan kerja keras selama menjalani pendidikan.
“Anak-anakku, seperti kata Pak Sahram Guru SMAN 3 PPU tadi, you have to prove that you are the right people to be selected. Tunjukkan bahwa saudara berhak dan layak mendapatkan beasiswa ini. Fighting spirit-nya harus kuat!” ujar Basuki.
Salah satu penerima beasiswa, Ifka Nurul Adha, siswi SMAN 3 Penajam Paser Utara, mengaku bangga dapat melanjutkan studi di Universitas Brawijaya. Ia berharap ilmu yang diperolehnya dapat diterapkan untuk mendukung pembangunan IKN.
“Perasaan saya sangat bangga. Saya harap ilmu yang saya dapatkan dari Universitas Brawijaya bisa saya implementasikan di IKN,” kata Ifka.
Harapan yang sama juga disampaikan Musyaheri, ayah dari M Rafiqul Huda yang diterima di Program Studi Agroekoteknologi. Sebagai petani kelengkeng di Amborawang Laut, Samboja, ia berharap ilmu yang dipelajari putranya dapat memberikan manfaat bagi pengembangan sektor pertanian di daerah.
“Terima kasih karena anak saya bisa lulus melalui seleksi beasiswa IKN. Harapan kami ke depan, ilmu yang didapat bisa bermanfaat untuk pertanian di Amborawang Laut, Samboja. Saya petani kelengkeng dan kami yakin jika anak-anak belajar di sana, ilmunya akan bermanfaat bagi kita semua,” ujarnya.
Program beasiswa ini merupakan salah satu upaya Otorita IKN dalam menyiapkan sumber daya manusia lokal yang unggul.
Para penerima diharapkan tidak hanya mampu meraih prestasi selama menempuh pendidikan, tetapi juga kembali ke daerah untuk mengaplikasikan ilmu dan pengalaman mereka dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara. (mt)
















