PORTALBALIKPAPAN.COM – Penyedia layanan on-demand Gojek dan layanan financial technology GoPay, bagian dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (BEI: GOTO), ekosistem digital terbesar di Indonesia, hari ini mengukuhkan komitmen dalam mendorong pengembangan ekonomi digital di sekitar kawasan Ibu Kota Negara (IKN).
Komitmen ini diwujudkan sejak hadirnya beragam solusi Gojek dan GoPay di sekitar kawasan IKN untuk bermobilisasi, pesan-antar makanan, hingga layanan teknologi finansial serta pembayaran digital yang mudah diakses dan aman. Hal ini merupakan bagian dari semangat Gojek dan GoPay sebagai perusahaan teknologi karya anak bangsa yang terus #BerjuangUntukIndonesia dalam mempermudah keseharian masyarakat melalui inovasi teknologi.
Vice President of Region Gojek Gede Manggala menyampaikan Gojek dan GoPay adalah perusahaan yang lahir di Indonesia, tumbuh dan berkontribusi untuk Indonesia dan telah menjadi bagian dari kehidupan.

“Masyarakat dengan mendukung keseharian melalui teknologi. Kali ini, kami memperkuat komitmen dalam melayani masyarakat lebih luas lagi di sekitar kawasan IKN. Sebagai perusahaan karya anak bangsa yang terus #BerjuangUntukIndonesia, komitmen ini sejalan dengan semangat Pemerintah membangun IKN, sama-sama berjuang dan bergotong-royong menjadikan kawasan ini menjadi pusat pertumbuhan baru tanah air, terutama melalui kemajuan teknologi,” ucap Gede.
Di bulan April 2024 lalu, Gojek melalui layanan GoCar meluncurkan inovasi baru dengan memperluas layanan transportasinya ke Kawasan IKN. Tidak hanya GoCar, masyarakat bermobilitas untuk perjalanan dinas ataupun pegawai konstruksi dari dan menuju kawasan IKN dapat memanfaatkan layanan GoCar Instant di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan.
Dengan durasi perjalanan Bandara Sepinggan ke Kawasan IKN yang memakan waktu sekitar 1,5 sampai 2 jam dengan jarak tempuh 101 KM, masyarakat kini dapat dengan nyaman menikmati perjalanan dengan puluhan armada GoCar yang telah tersedia di titik penjemputan GoCar Instant di bandara.
Selain layanan GoCar, secara bertahap layanan antar makanan GoFood juga telah hadir di sekitar kawasan IKN. Layanan ini untuk mendukung aktivitas masyarakat sekaligus memberdayakan UMKM lokal.

Puluhan UMKM lokal kini dalam tahap pendaftaran menjadi bagian ekosistem GoFood untuk dapat mengoptimalkan pemasaran produknya secara digital di aplikasi Gojek.
Kehadiran layanan GoFood ini juga memberikan peluang pendapatan bagi masyarakat sekitar dengan menjadi Mitra Driver GoRide (layanan transportasi roda dua) dan kedepannya melengkapi warung makan/toko kelontong dengan pembayaran digital menggunakan GoPay.

Deputi Sarana Prasarana Otorita IKN Silvia Halim melalui sambutannya menyampaikan apresiasinya bahwa GoTo lewat Gojek telah menerapkan sistem transportasi cerdas sekaligus buka lapangan pekerjaan bagi Indonesia.
“Gojek dan GoPay diharapkan dapat mendukung ekonomi masyarakat lokal di IKN serta mewujudkan kota cerdas yang berkelanjutan (sustainable smart city) pertama di Indonesia,” ucapnya.

“Terhubung aktif serta mudah diakses, Gojek dukung smart mobility karena telah menjadi penghubung di kota-kota penunjang IKN. Dengan kehadiran Gojek-GoPay, harapannya IKN bisa menjadi world class city,” lanjut Silvia Halim yang diwakili oleh Yustinus Ari.
Dampak positif atas ketersediaan berbagai layanan Gojek dan GoPay yang memperluas kesempatan serta akses digital berkelanjutan bagi masyarakat setempat di Kawasan IKN telah terlihat. Pemilik Warung Makan Kajaran, Mitra GoFood, Suhartatik, salah satunya. Ia menyatakan sejak dikembangkan kawasan IKN dan masuknya digitalisasi Gojek dan GoPay, kini usahanya memiliki kesempatan lebih besar lagi untuk berkembang.
”Kami senang dengan kehadiran Gojek, dan GoPay di wilayah kami. Dalam beberapa waktu terakhir, sudah cukup banyak kastamer yang memesan makanan kami secara daring melalui
GoFood. Kami berharap Warung Makan Kajaran bisa menyajikan dan memperkenalkan kuliner lokal Khas Kalimantan Timur ke lebih banyak orang. Terima kasih Gojek telah mendukung perjuangan kami sebagai UMKM untuk membuka peluang kami terus tumbuh,” kata Suhartatik.
PJ Gubernur Kalimantan Timur yang diwakili oleh Arih Franata Filipus Sembiring, S.Ip selaku Staf Ahli Gubernur Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan menyampaikan apresiasi langkah Gojek dan GoPay dalam mendigitalisasi masyarakat sekitar untuk lebih maju dan berkembang.

“Karena bukan hanya pengembangan fisik yang kami targetkan tetapi juga pengembangan SDM setempat, kami berharap Gojek dan GoPay dapat senantiasa menjadi mitra pertumbuhan strategis pemerintah untuk mempersiapkan masyarakat di Kawasan IKN menuju ekosistem digital yang berkelanjutan,” tutup Gede.
Sebagai informasi, Gojek adalah platform on-demand terkemuka di Asia Tenggara dan pelopor model ekosistem multi-layanan, termasuk transportasi, pengiriman makanan, logistik, dan lainnya.
Gojek didirikan dengan prinsip memanfaatkan teknologi untuk mempermudah kehidupan sehari-hari dengan menghubungkan konsumen ke penyedia barang dan jasa terbaik di pasar.

Perusahaan ini didirikan tahun 2010 dengan fokus pada layanan kurir pengantaran barang dan transportasi roda dua, sebelum meluncurkan aplikasi pada 2015 di Indonesia. Sejak itu, Gojek berkembang menjadi platform on-demand terkemuka di Indonesia dengan penambahan wilayah operasi di Vietnam dan Singapura.
Saat ini, Gojek memiliki lebih dari 2,6 juta mitra driver. Gojek merupakan bagian dari GoTo Group, ekosistem digital terbesar di Indonesia, yang terdiri dari Gojek, Tokopedia, dan GoTo Financial.
Gojek berkomitmen selalu menghadirkan solusi guna memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat sehari-hari, sekaligus membantu meningkatkan kualitas hidup jutaan pengguna aplikasi Gojek di Asia Tenggara, khususnya di sektor informal dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Aplikasi Gojek bisa diunduh melalui iOS dan Android. (pr)



















