Portal Balikpapan
  • Home
  • Balikpapan
  • Penajam
  • DPRD Kaltim
  • DPRD Balikpapan
  • Opini
  • JEJARING
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
No Result
View All Result
  • Home
  • Balikpapan
  • Penajam
  • DPRD Kaltim
  • DPRD Balikpapan
  • Opini
  • JEJARING
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
No Result
View All Result
Portal Balikpapan
No Result
View All Result
  • Home
  • Balikpapan
  • Penajam
  • DPRD Kaltim
  • DPRD Balikpapan
  • Opini
  • JEJARING
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Home Opini

Lingkar Diskusi Bincang Karya PMII

by Taufik
May 30, 2023
in Opini
Reading Time: 4 mins read
Bincang diskusi PMII Balikpapan. (PB/ Gopek)

Bincang diskusi PMII Balikpapan. (PB/ Gopek)

PORTALBALIKPAPAN.COM – Malam tadi, lingkar diskusi bincang karya tercipta dari segenap kawan mahasiswa pada Senin, 30 Mei 2023, malam. Mereka tergabung dalam organisasi Kepemudaan, tepatnya Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau PMII.

Menghadirkan sang penyusun buku bertajuk: Surau Kami PMII’, pak Makhfud Syawaluddin yang kami sapa dengan panggilan Bang Makhfudz.

Berita Pilihan

Dampak Pembangunan IKN Terhadap Ekonomi di Kaltim

Genk Florist: Kisah Sukses Pasangan Suami Istri dalam Merangkai Bunga

Regulasi Cegah Kotak Kosong

Hacker dan Abu Ubaidah

Tepat pukul 21.45 Wita sang moderator Muhammad Kurnia biasa disapa Kurnia, membuka lingkar diskusi yang dihadiri belasan mahasiswa dari pelbagai kampus, dibarengi makanan ringan dan kopi.

Menemani perbincangan malam diiringi hujan rintik yang terdengar di luar ruangan bangunan tua, lima tahun lamanya dijadikan tempat berkumpul sejak 2018. Hujan turun seolah mendukung suasana semakin adem ayem antar mahasiswa yang saling melontarkan pertanyaan.

Bagaimana langkah dukungan menciptakan sebuah karya bagi personal dan organisasi, juga tak sedikit membicarakan pemanfaatan karya di era digitalisasi.

Oh iya, saya selalu tertarik, bagaimana antar mahasiswa yang tergabung dalam PMII memanggil satu sama lain dengan sapaan Sahabat bagi laki laki dan Sahabati bagi perempuan. Tentunya mulai dari terbentuk Organisasi PMII tahun 1960, Sahabat tak hanya embel-embel sapaan, namun memiliki esensi sangat mendalam.

Seperti Nabi Muhammad SAW memakai sapaan Sahabat bersama para sahabatnya yang memiliki jiwa tangguh dan ketulusan hati dalam mensyairkan agama Islam. Yang tentram tanpa kekerasan, juga kebaikan antar sesama manusia, tanpa memandang perbedaan.

Sang Moderator Kurnia yang saat ini menjabat Ketua III bidang keagamaan pada Komisariat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiah STITBA. Sebelum lebih jauh dalam isi pembahasan diskusi, Komisariat ialah sebutan Organisasi PMII yang bertempat di ranah kampus.

Sahabat Kurnia, membuka perbincangan guna memantik pembahasan pada lingkar diskusi dengan pertanyaan kepada bang Mahfudz, bagaimana awal mula tercipta karya literatur berjudul Surau kami PMII?

Sang penyusun buku menjelaskan bahwa awal mula karya literatur yang ia susun dari kumpulan puisi kader PMII se-Pasurusan dan para Alumni, beranjak dari keinginan mengetahui rasa kecintaan antar personal kepada Organisasi yang disajikan melalui sajak-sajak puisi.

Saling lempar tanggapan dan pertanyaan terjadi, perbincangan mulai terasa hangat di tengah hujan yang semakin deras dengan hembusan angin yang mulai merebak dalam ruangan, menusuk tulang.

Sahabat Hijir yang berasal dari Komisariat Universitas Balikpapan tak tinggal diam setelah mendengar dan mengamati perbincangan antar Sahabat.

Ia menyampaikan pertanyaan dari pojok ruangan. Bagaimana menghilangkan pemikiran insecure, atau kurangnya percaya diri yang timbul saat ingin membuat sebuah karya?

Pertanyaan yang telah diutarakan Sahabat Hijir kembali disambar Bang Mahfudz yang juga mempunyai background sebagai Staf Ahli Dewan Riset Daerah Kabupaten Pasuruan.

Bagaimana ia menjelaskan dalam menciptakan sebuah karya, tak perlu terlalu banyak menuangkan pemikiran negatif yang menimbulkan efek terhalangnya sebuah karya, namun berikan tindakan terlebih dahulu dalam membantu terciptanya karya.

Begitu pula dengan Sahabati Sartika, salah satu mahasiswi yang tergabung dalam Komisariat Sekolah Tinggi Agama Islam Balikpapan Staiba.

Ia menyampaikan tanggapan terkait pemanfaatan digitalisasi sebagai sarana bagi sebuah karya yang dapat menimbulkan perubahan. Ia memberi contoh Pandawara Group yang terdiri dari lima pemuda dengan gerakan membersihkan selokan maupun pantai dari pelbagai macam limbah yang saat ini sering terlihat di media sosial. Hingga mendapat pelbagai macam apresiasi.

Tak terasa selama dua jam berbincang secara bergantian, saling tangkap pertanyaan dengan jawaban, saling menyampaikan tanggapan terkait penciptaan sebuah karya. Malam kian matang, terlihat pukul 12.00 WITA menuju pergantian hari dan hujan perlahan redah.

Sahabat Firdaus Pratama juga tak ingin ketinggalan mendorong lingkar diskusi tak hanya sebatas perkatan saja.

Ia mengajak para sahabat yang hadir membuat suatu kelompok konseptor, yang bergerak dalam ranah mengkonsep suatu karya melalui arah gerak kelompok. Begitu pula eksekutor atau kelompok sahabat yang bersedia dan memiliki bakat dalam mengeksekusi suatu konsep yang akan dijadikan sebuah karya bersama.

Dengan mengamati bagaimana para Sahabat PMII dari pelbagai kampus hadir dan antusias menyampaikan gagasan dalam lingkar diskusi bincang karya, saya teringat tulisan feature yang waktu itu saya rancang untuk membantu para nelayan di daerah Manggar Pesisir Timur Balikpapan.

Terurama dalam menyampaikan permasalahan yang berdampak langsung terhadap ekonomi mereka untuk didengar elite Pemerintah pemegang kebijakan. Juga, pelbagai permaslaahan sosial yang saya tuangkan dalam catatan pemberitaan pubik.

Namun bukan timbul solusi, melainkan intimidasi dari pelbagai kepentingan elite pemerintahan dan politik. Dengan itu saya sedikit lebih faham dengan dahsyatnya karya tulisan yang tersebar. Tak sedikit pula yang menjadi rujukan presentasi dalam forum pemerintahan untuk melihat fenomena permasalahan yang menimpa masyarakat.

Bukan kah politik iakah berfikir menemukan jalan dan bekerja sampai batas tak tertangguhkan bagi kesejahteraan sebanyak banyak manusia? Seperti yang di katakan Presiden Republik Indonesia keempat K. H Abdurrahman Wahid. 

Rasa syukur juga spontan terucap karena terciptanya lingkar diskusi. Pembahasan pentingnya sebuah karya memakai metode apapun, mulai bagaimana sebuah karya yang tak lepas dari gerakan yang harus dimulai. Karena bukan hanya sebuah kata dengan kemasan dalam kepala. Namun harus beranjak bergerak, entah melalui digitalisai seperti konten kreator, dokumenter vidiografi, tulisan opini yang dikemas menjadi buku.

Atau juga bisa dimulai melalui gerakan yang dapat disajikan dan menjadi keistimewaan seperti tarian, pendampingan yang menimbulkan perubahan menuju kebaikan dan lain sebagainya. Karena itu hanya metode inovasi dikemas melalui kreativitas dalam menciptakan karya.

Diam merenung dan selalu berfikir dampak negatif sebuah karya yang belum tentu terjadi, atau bergerak menciptakan karya melalui pelbagai metode dengan memanfaatkan digitalisasi?

Tak lupa mari menyematkan Sholawat kepada Baginda Nabi: Shalaallahu alaa Muhammad.

*Muhammad Taufik Hidayat, Sekjen PMII Balikpapan.

Tags: Opini
ShareTweet

BeritaTerkait

PENULIS: Boy Z Manalu (kiri) dan Hendra Simanulang (kanan), Mahasiswa STIE Dharma Putra Pekanbaru

Dampak Pembangunan IKN Terhadap Ekonomi di Kaltim

January 22, 2025
Sandro Barus, Mahasiswa STIE Dharma Putra Pekanbaru (Penulis)

Genk Florist: Kisah Sukses Pasangan Suami Istri dalam Merangkai Bunga

January 21, 2025
Suhardy.

Regulasi Cegah Kotak Kosong

November 28, 2023
Ilustrasi. (Shutterstock)

Pejabat Terjerat

March 18, 2023
Situs resmi tim bila basket Tel Aviv Israel, diganti poster Jubir Hamas, Abu Ubaidah. (Ist)

Hacker dan Abu Ubaidah

November 8, 2023
Next Post
Dialog Polda Kaltim dengan Jurnalis. (PB/ Taufik)

Polda Kaltim Bersama Jurnalis Gelar Dialog Kemerdekaan Pers

Polda Kaltim musnahkan narkoba. (PB/ Taufik)

Polda Kaltim Musnahkan Barang Bukti Narkotika Seberat 11,5 Gram

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ilustrasi SPBU. (dok. AI)

Harga BBM Non-Subsidi Meroket Tajam per 18 April 2026, Pertamina Dex Tembus Rp24 Ribuan di Kaltim

April 19, 2026
Ilustrasi pelayanan Bank BNI. (Dok. AI)

BNI Tutup Permanen Internet Banking 4 Mei 2026, Nasabah Diminta Segera Bermigrasi

April 9, 2026
Friendster. (Dok. AI)

Friendster Bangkit! Platform Legendaris Resmi Kembali Hadir di 2026

May 1, 2026
Ilustrasi SPBU Pertamina. (Dok. AI)

Resmi! Harga BBM Non-Subsidi di Kaltim Naik per 4 Mei 2026, Cek Daftar Lengkapnya

May 5, 2026
Semangkuk soto hangat racikan Pak Iket tersaji lengkap dengan sambal dan kecap, menghadirkan cita rasa khas yang menggoda selera di Terminal Tingkir, Salatiga. (FOTO: Imam/PortalBalikpapan)

Soto Pak Iket, Warisan Rasa Legendaris di Terminal Tingkir Salatiga

May 5, 2026
Tugu Monas. (Foto: Imam/PortalBalikpapan)

Tok, MK Tolak Gugatan Uji Materi UU IKN, Status Ibu Kota Tetap di Jakarta Hingga Keppres Terbit

May 14, 2026
Otorita IKN bersama Bank Indonesia memberikan pembekalan pemasaran digital dan transaksi QRIS kepada pelaku usaha lokal di Nusantara. (Dok. Humas Otorita IKN)

Pelaku UMKM Nusantara Didorong Kuasai Pemasaran dan Transaksi Digital

May 11, 2026
Semangkuk soto hangat racikan Pak Iket tersaji lengkap dengan sambal dan kecap, menghadirkan cita rasa khas yang menggoda selera di Terminal Tingkir, Salatiga. (FOTO: Imam/PortalBalikpapan)

Soto Pak Iket, Warisan Rasa Legendaris di Terminal Tingkir Salatiga

May 5, 2026
Ilustrasi SPBU Pertamina. (Dok. AI)

Resmi! Harga BBM Non-Subsidi di Kaltim Naik per 4 Mei 2026, Cek Daftar Lengkapnya

May 5, 2026
Friendster. (Dok. AI)

Friendster Bangkit! Platform Legendaris Resmi Kembali Hadir di 2026

May 1, 2026

Berita Terbaru

Tugu Monas. (Foto: Imam/PortalBalikpapan)

Tok, MK Tolak Gugatan Uji Materi UU IKN, Status Ibu Kota Tetap di Jakarta Hingga Keppres Terbit

May 14, 2026
Otorita IKN bersama Bank Indonesia memberikan pembekalan pemasaran digital dan transaksi QRIS kepada pelaku usaha lokal di Nusantara. (Dok. Humas Otorita IKN)

Pelaku UMKM Nusantara Didorong Kuasai Pemasaran dan Transaksi Digital

May 11, 2026
Semangkuk soto hangat racikan Pak Iket tersaji lengkap dengan sambal dan kecap, menghadirkan cita rasa khas yang menggoda selera di Terminal Tingkir, Salatiga. (FOTO: Imam/PortalBalikpapan)

Soto Pak Iket, Warisan Rasa Legendaris di Terminal Tingkir Salatiga

May 5, 2026
Ilustrasi SPBU Pertamina. (Dok. AI)

Resmi! Harga BBM Non-Subsidi di Kaltim Naik per 4 Mei 2026, Cek Daftar Lengkapnya

May 5, 2026
Friendster. (Dok. AI)

Friendster Bangkit! Platform Legendaris Resmi Kembali Hadir di 2026

May 1, 2026
Danpomdam VI/Mulawarman tegaskan: tak ada toleransi bagi oknum terlibat BBM ilegal. (Dok. Muhammad/PortalBalikpapan)

Penegakan Hukum Tanpa Kompromi, Danpomdam VI/Mulawarman Siap Tindak Oknum Terlibat BBM Ilegal

April 30, 2026
Portal Balikpapan

Media online penyaji berita terbaru seputar kota Balikpapan dan kota-kota lain di Kalimantan Timur

Ikuti Kami

Browse by Category

  • Balikpapan
  • DPRD Balikpapan
  • DPRD Kaltim
  • Ekonomi
  • Event
  • Hiburan
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Kutai Barat
  • Kutai Kartanegara
  • Kutai Timur
  • Mozaik
  • Nasional
  • Nunukan
  • Nusantara
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Paser
  • Penajam
  • Politik
  • Samarinda
  • Teknologi
  • Tulisan Warga
  • Wisata

Alamat Redaksi

Jalan Pattimura, Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara, Kalimantan Timur. Email: portalbalikpapan@gmail.com

Jaringan Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami

© 2022 Copyright PT. PORTAL MEDIA GROUP KALTIM. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Penajam
    • Paser
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
  • Parlementaria
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Balikpapan
  • Nasional
  • Internasional
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer

© 2022 Copyright PT. PORTAL MEDIA GROUP KALTIM. All Rights Reserved.