PORTALBALIKPAPAN.COM – Kota Balikpapan berhasil mencatatkan tingkat kemiskinan terendah di Indonesia. Anggota DPRD Kaltim, Nurhadi Saputra, menilai pencapaian ini tidak lepas dari dampak kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) yang memberikan kontribusi positif terhadap perputaran perekonomian dan pembangunan di Kalimantan Timur.
Menurutnya, kehadiran IKN membuat perekonomian di sekitar Balikpapan semakin tumbuh, sehingga berdampak pada menurunnya jumlah keluarga miskin di kota tersebut.
“Enggak aneh menurut saya kalau di Balikpapan jumlah keluarga miskinnya terendah di Indonesia. Memang ada hubungan dengan IKN yang tentunya membuat tingkat perekonomian berputar,” ujar.
Legislator yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) Samarinda ini menjelaskan bahwa indikator seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga turut berperan dalam menurunkan angka kemiskinan, karena IPM mengukur aspek kesehatan, pendidikan, harapan hidup, hingga pendapatan masyarakat.
Nurhadi menambahkan, Balikpapan sebagai kota penunjang IKN mendapatkan efek positif yang menggerakkan berbagai sektor, termasuk kesehatan dan pendidikan, yang menjadi tolak ukur kesejahteraan masyarakat. Dengan peningkatan layanan di sektor-sektor tersebut, kesejahteraan masyarakat Balikpapan dapat lebih terjamin, sehingga kemiskinan terus menurun. “
Lebih lanjut, Nurhadi berharap efek pertumbuhan ekonomi yang tercipta di Balikpapan dapat dirasakan oleh daerah lain di Kalimantan Timur.
Ia optimistis penurunan tingkat kemiskinan ini akan terus berlanjut seiring perkembangan IKN, meskipun mungkin tidak bisa sepenuhnya menghapus kemiskinan secara keseluruhan.
“Kami sih berharap kemiskinan semakin menurun walau enggak 100 persen. Semoga bisa jadi harapan bagi kita semua,” tutupnya. (ADV/ Hpn)