PORTALBALIKPAPAN.COM, Nusantara – SMA Taruna Nusantara (TN) Kampus Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai mematangkan persiapan menyambut tahun ajaran 2026/2027 dengan kedatangan para pamong administrasi ke kawasan Nusantara, Kalimantan Timur.
Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara Brigjen TNI Rudi Setiawan di Nusantara, Senin, mengatakan seluruh pamong administrasi telah tiba di IKN untuk mendukung operasional sekolah berasrama tersebut.
“Pamong administrasi sudah tiba di IKN. Sebagian datang melalui jalur udara sejak 21 Juni, sementara yang menggunakan jalur laut bersama material, kendaraan operasional dan perlengkapan sekolah tiba hari ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pamong administrasi bertugas mendukung operasional sekolah, sedangkan pamong pengajar dan pengasuh bertanggung jawab pada proses pembelajaran serta pembinaan siswa. Saat ini SMA Taruna Nusantara IKN memiliki 37 pamong pengajar dan pengasuh serta 72 pamong administrasi.
Menurut Rudi, para pamong pengajar dan pengasuh masih mengikuti pembekalan di Magelang dan dijadwalkan bergabung ke IKN pada 25 Juni 2026. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam persiapan penerimaan siswa di kampus baru yang berada di kawasan inti IKN.
Pada tahun ajaran baru, sekolah tersebut akan menampung 477 siswa. Sebanyak 237 siswa yang naik ke kelas XI dijadwalkan tiba di IKN pada 9 Juli 2026. Mereka merupakan angkatan pertama SMA Taruna Nusantara IKN yang sebelumnya menempuh pendidikan di Magelang karena kampus di IKN masih dalam tahap pembangunan.
Sementara itu, 240 siswa baru kelas X akan mengikuti Pendidikan Dasar Kedisiplinan (PDK) di Magelang selama tiga bulan sebelum bergabung ke kampus IKN pada awal Oktober 2026.
Rudi mengatakan pembangunan SMA Taruna Nusantara IKN dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama yang telah selesai mencakup ruang kelas, laboratorium, gedung kantor serta asrama siswa dan siswi.
Saat ini pembangunan tahap kedua masih berlangsung dengan fokus pada rumah dinas kepala sekolah dan pamong, asrama tambahan, lapangan upacara, poliklinik, fasilitas laundry, garasi kendaraan dan sarana pengelolaan sampah.
“Pembangunan tahap kedua kami targetkan selesai sekitar Oktober atau November tahun ini,” katanya.
Tahap ketiga akan mencakup pembangunan berbagai fasilitas penunjang, seperti Balairung Pancasila, pusat olahraga terpadu, kolam renang, lapangan tenis, fasilitas olahraga dalam ruangan, serta sarana ibadah. Seluruh pembangunan ditargetkan rampung pada 2027.
Secara terpisah, Staf Khusus Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara OIKN, Troy Pantouw, mengatakan kehadiran SMA Taruna Nusantara semakin melengkapi ekosistem pendidikan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
Menurut dia, pembangunan kampus SMA Taruna Nusantara di IKN menunjukkan tingginya kepercayaan institusi pendidikan unggulan nasional terhadap pengembangan sektor pendidikan di Nusantara.
“Kehadiran SMA Taruna Nusantara sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan pentingnya sekolah unggulan dalam menyiapkan kader-kader bangsa yang berkarakter kuat, berintegritas, dan berjiwa patriotik,” kata Troy. (mt)















