PORTALBALIKPAPAN.com – Masih dalam rangkaian HUT Kota Balikpapan ke-126 akhirnya 3 lembaga mitra Kelurahan Gunung Samarinda Baru yakni Karang Taruna Garuda Mulia, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) masa Bakti 2022 – 2027 secara resmi dikukuhkan di area Hutan Kota Balikpapan, RT 33, Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Balikpapan Utara, Minggu (12/3/2023) pagi.
Pengukuhan dilakukan secara langsung oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (DPOP) Kota Balikpapan, dr.C.I Ratih Kusuma W, Camat Balikpapan Utara, Muhammad Idris dan Lurah Gunung Samarinda Baru, Slamet Riyadi S.Sos.
Sebagai informasi pengukuhan 3 lembaga ini merupakan bagian dari kolaborasi dan sinergi sebagai wujud dari rencana pengembangan dan pemanfaatan Hutan Kota Rambai, guna menciptakan sebuah Aviary atau destinasi pariwisata baru satwa burung asli Kalimantan di kota Balikpapan.
Ketua Pokdarwis Gunung Samarinda Baru, Padlianoor, mengatakan, acara pengukuhan ini adalah sebagai momentum awal pengenalan rencana pemanfaatan Hutan Kota di daerah tersebut.

“Jadi ini adalah momentum untuk memperkenalkan Hutan Kota sebagai Aviary khusus untuk satwa burung asli Kalimantan kepada Masyarakat Kota Balikpapan,” terang Padlianoor yang juga menjabat sebagai anggota DPRD kota Balikpapan.
Di tempat sama, Ketua LPM Gunung Samarinda Baru, Edi Sutrisno, menjelaskan bahwasanya Aviary ini sudah diberi nama Rambai Raviary, disingkat RAviary oleh Kepala DPOP Balikpapan.
Sementara Ketua Karang Taruna Garuda Mulia Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Imam Wicaksono Rustam, ST., mengatakan bahwa dibutuhkan kolaborasi dan sinergi oleh seluruh pemuda Kelurahan Gunung Samarinda Baru dan tiga lembaga yang baru saja dikukuhkan.

“Guna menjadi mitra Kelurahan ini sebagai kekuatan untuk membangun dan menjalankan rencana RAviary tersebut,” harap Imam.
Di lokasi, Kadispora Balikpapan, dr.C.I Ratih Kusuma W, mengaspresiasi dan berkeyakinan bahwa RAviary tersebut akan sangat bermanfaat salah satunya sebagai sarana edu wisata bagi sekolah-sekolah di Kota Balikpapan dan pihak-pihak yang akan melakukan penelitian akan satwa burung asli Kalimantan di kemudian hari.
Ratih menambahkan, bahwa dana pembangunan RAviary akan mendapat support dari Pemerintah Kota Balikpapan dan membuka kesempatan dukungan CSR dari perusahaan-perusahaa yang ada di Kota Balikpapan.

“Ini tempat wisata yang ke-75 di balikpapan, selamat kepada rekan-rekan yang baru saja dilantik. Saya apresiasi melihat terobosan ini, ini salah satu upaya meningkatkan wisatawan. Mari bersama kita terus kolaborasi dan sinergi,” ujarnya.
Camat Balikpapan Utara, Muhammad Idris, Lurah Gunung Samarinda Baru, Slamet Riyadi, S.Sos, dan Agung Priyadi, SE selaku Ketua RT.33 bersama-sama bangga dan mendukung atas rencana RAviary di wilayahnya. Mereka berupaya terus akan berkolaborasi dengan tiga lembaga mitra Kelurahan itu.

Ketua Panitia Ahmad Haerudin juga menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh panitia, dan seluruh Ketua RT serta seluruh masyarakat Kelurahan Gunung Samarinda Baru, atas dukungan dan bantuannya sehingga acara pengukuhan 3 lembaga ini berjalan sesuai harapan.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua RT. 34 Kelurahan Gunung Samarinda Baru ini mengatakan, biasanya acara pengukuhan itu digelar di dalam gedung atau ruang tertutup lainnya, namun kali ini, kata Ahmad, dilaksanakan di tempat terbuka agar lebih menyatu dengan alam.

“Semoga ini jadi cikal bakal bagi pengukuhan lainnya demi menikmati keindahan alam,” harapnya.
Sebagai informasi, acara pengukuhan ini juga dimeriahkan dengan penampilan penari muda pimpinan RT. 33 Kelurahan Gunung Samarinda Baru yang diasuh oleh Ibu Zuly untuk tarian daerah.
Dan sebagai penutup rangkaian acara juga dipentaskan pagelaran seni tari kuda kepang jawi, Rogo Kencono Mudo pimpinan Bapak Bahar. (pr)














