PORTALBALIKPAPAN.COM – Kabar mengejutkan sekaligus menggembirakan datang bagi generasi milenial. Platform jejaring sosial legendaris, Friendster, resmi kembali beroperasi dan sudah dapat diunduh melalui Apple App Store sejak Rabu (29/4/2026). Kehadiran kembali platform ini menandai upaya kebangkitan salah satu pionir media sosial di era awal 2000-an.
Kembalinya Friendster digagas oleh Mike Carson melalui perusahaan Friendster Labs Inc.. Carson, yang telah mengakuisisi domain Friendster.com sejak 2023, menghadirkan versi terbaru dengan pendekatan berbeda dari media sosial modern.
Aplikasi ini mengusung konsep interaksi yang lebih sederhana, tanpa algoritma rekomendasi, tanpa iklan, serta fokus pada koneksi pertemanan yang autentik.
Sejumlah fitur baru turut diperkenalkan, seperti sistem pertemanan dengan mendekatkan perangkat antar pengguna, yang mendorong interaksi langsung di dunia nyata.
Selain itu, pengguna hanya dapat melihat unggahan dari teman yang mereka tambahkan, tanpa gangguan konten viral. Untuk tahap awal, aplikasi ini baru tersedia secara eksklusif di perangkat iOS dan belum hadir untuk Android maupun versi web.
Sebagai informasi, Friendster pertama kali didirikan pada 2002 oleh Jonathan Abrams di Mountain View. Platform ini sempat menjadi pelopor jejaring sosial sebelum munculnya Facebook dan Instagram.
Namun, keterbatasan infrastruktur saat lonjakan pengguna menyebabkan penurunan performa, hingga akhirnya ditinggalkan dan resmi ditutup pada 2015.
Kini, kebangkitan Friendster membawa harapan baru di tengah kejenuhan pengguna terhadap media sosial modern. Meski begitu, publik masih menanti apakah platform ini mampu kembali bersaing atau hanya menjadi ajang nostalgia semata. (mt)

















