PORTALBALIKPAPAN.COM – Suasana penuh keakraban dan semangat persaudaraan mewarnai puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-63 Kekerabatan Kerukunan Maluku Bersatu (KKMB) yang dirangkaikan dengan Hari Pattimura ke-209 di Gedung Kesenian Kota Balikpapan.
Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat nilai kebersamaan sekaligus menegaskan kontribusi masyarakat Maluku dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman Kota Balikpapan.
Perayaan itu dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, di antaranya Wakil Wali Kota Balikpapan Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, M.M., Komandan POM VI/Mulawarman Kolonel Cpm Erwien Ferry Sunarno, SH atau perwakilan, unsur Kodim 0905 beserta Unit Intel yang diwakili Kapten Tom Daniel mewakili Dandim, Direktur Rumah Sakit Mayapada Dr. Farah Alkati M.M., M.PH., FiSQua, Ketua FKPB H. Soegito atau yang mewakili, Ketua FKDM Leo Sukoco, Ketua FPK Rahim, Dr. Arbriantinus, SH, M.A selaku Ketua Paguyuban Sebalikpapan, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Balikpapan memberikan apresiasi kepada keluarga besar KKMB atas kontribusinya dalam memperkuat persatuan dan keharmonisan masyarakat.
Ia menilai semangat perjuangan Kapitan Pattimura yang menjunjung keberanian, persatuan, dan pantang menyerah masih relevan diterapkan dalam kehidupan sosial saat ini.
“KKMB bukan hanya sekadar wadah persatuan, tetapi juga menjadi tempat melestarikan budaya serta mempererat tali persaudaraan. Kehadiran masyarakat asal Maluku telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, baik di bidang sosial, budaya, pendidikan, pemerintahan, maupun ekonomi,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga sikap toleransi dan mendukung pembangunan demi terciptanya lingkungan kota yang aman dan nyaman.
Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota turut mengingatkan pentingnya penghematan penggunaan air bersih menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi fenomena El Nino yang diperkirakan melanda Balikpapan pada pertengahan 2026.
Sebelum puncak acara digelar, KKMB telah melaksanakan sejumlah kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Agenda tersebut meliputi turnamen bola voli, penghijauan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), donor darah bersama PMI Kota Balikpapan, hingga ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Balikpapan.
Berbagai kegiatan itu menjadi bentuk nyata kepedulian organisasi terhadap lingkungan dan masyarakat.
Ketua Umum KKMB, Meiky Hendrik Manusama, dalam sambutannya mengajak masyarakat Maluku di Balikpapan untuk tetap menjunjung tinggi semangat perjuangan Pattimura melalui tindakan nyata menjaga keamanan dan ketertiban.
“Dengan semangat nilai-nilai perjuangan Kapitan Pattimura saat merebut Benteng Duurstede pada tahun 1817, saya mengajak kepada seluruh masyarakat Maluku yang ada di Kota Balikpapan untuk tetap mempertahankan nilai-nilai nasionalisme Pattimura.
Hal ini diwujudkan dengan ikut berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban hukum di kota ini, menjauhi perbuatan yang mencederai nilai-nilai perjuangan, serta ikut bersama mencegah penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang,” tegasnya.
Meiky juga menyinggung kiprah sejumlah tokoh asal Maluku yang kini bertugas di lingkungan Polda Kaltim.
“Apalagi saat ini ada beberapa tokoh Maluku yang menjabat sebagai Pejabat Utama (PJU) di lingkungan Polda Kaltim. Mereka adalah sosok ‘Pattimura-Pattimura’ zaman sekarang yang patut kita contohi kinerja dan pengabdiannya sebagai warga Maluku di Kota Balikpapan,” tambahnya.
Menurutnya, KKMB memiliki tujuan menjaga budaya Maluku tetap lestari di perantauan sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antarwarga agar semangat kebersamaan tetap terpelihara.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana George Anderson Jacobus menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung rangkaian kegiatan hingga berjalan lancar.
“Berbagai kegiatan yang kami laksanakan, mulai dari olahraga, bakti sosial, hingga penghormatan kepada jasa pahlawan, kami tujukan agar semangat kebersamaan dan kepedulian sosial tetap terjaga. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, semoga kebersamaan ini terus terjalin erat,” ucap George.
Peringatan ini ditutup dengan harapan agar nilai persatuan, pelestarian budaya, dan semangat gotong royong yang diusung KKMB terus berkembang serta menjadi contoh indahnya keberagaman di Kota Balikpapan. (*/mt)












