PORTALBALIKPAPAN.COM – Sebuah inisiatif berharga digelar Bawaslu Kota Balikpapan di Hotel Four Points pada Rabu, (24/1/2024) dengan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif.
Acara dengan tema optimalisasi peran media massa dan penggiat media sosial dalam pengawasan pemilu serentak 2024 ini dihadiri oleh 41 peserta terdiri dari wartawan, influencer, dan mahasiswa.
Komisionoer Bawaslu Balikpapan Ahmadi Azis menjelaskan, tujuan utama kegiatan ini adalah membangun persepsi bersama menuju pemilu yang lebih berintegritas.
Dengan melibatkan berbagai pihak, seperti masyarakat dan lembaga terkait, diharapkan dapat menciptakan pemahaman yang lebih baik terkait proses pengawasan partisipatif.
Dirinya menjelaskan, Bawaslu Balikpapan meraih penghargaan pada tahun 2023, termasuk penghargaan prestisius dalam kegiatan Humas Award di tingkat nasional.
Dari 15 kategori, Bawaslu Kota Balikpapan masuk nominasi dalam 5 kategori, dengan 3 di antaranya meraih penghargaan. Salah satu penghargaan tertinggi yang diperoleh adalah “Edukatif Terbaik se-Indonesia.”
“Pengelolaan kehumasan Bawaslu Balikpapan juga mendapatkan peringkat dua dan tiga dalam kegiatan tersebut,” jelas Ahmadi di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, hal ini menunjukkan efektivitas dalam menjalin hubungan dengan media serta bekerja sama dengan berbagai lembaga, khususnya dalam peningkatan publikasi setiap pelaksanaan pengawasan.
Selain itu dirinya menyampaikan bahwa kehumasan menjadi sarana penting untuk menjelaskan kepada masyarakat tentang kegiatan dan peran Bawaslu.
Selain melibatkan media sosial, Bawaslu juga aktif melakukan edukasi konvensional di lapangan, seperti kunjungan ke pasar, tempat ibadah, dan berbagai kegiatan bersama masyarakat.
Balikpapan menjadi pilot proyek dalam pengembangan sosialisasi pengawasan partisipatif publik dengan memberikan pendidikan politik kepada lebih dari 15 ribu orang melalui hampir 30 kegiatan.
“Karena kesuksesan sebuah pemilu tidak hanya dilihat dari seberapa banyak penanganan pelanggaran, tetapi juga seberapa sering upaya pencegahan kita lakukan,” jelasnya.
Bawaslu berharap dukungan dari media, influencer, dan mahasiswa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar, menciptakan pemahaman yang lebih baik, dan meramaikan semangat partisipasi publik untuk mencapai pemilu yang lebih berkualitas.